| Upgrade Performa Honda BeAT |
|
|
|
| Written by http://www.mymotobike.com/q_and_a/read_question/14421/Upgrade-Performa-Honda-BeAT.html |
| Tuesday, 10 January 2012 16:35 |
|
Meng-upgrade performa mesinnya alias bore up harian. Seperti yang ditawarkan oleh Julius Johny Holle, mekanik Johny Holle Motor (JHM) di Jl. Karya Barat 2, gang 2, No.56, Daan Mogot, Jakbar. “Kalo mau lebih berasa cukup di bore up, tapi standaran aja. Seperti seperti koil, CDI dan lain-lain gak perlu diganti. Itu buat kapasitas mesin yang sudah besar,” ujarnya. Tujuannya sih, agar lebih memfokuskan pada tenaga yang dihasilkan dan kalo sudah enak, baru pakai part racing. Sedang budget paket hemat harian (paheri) yang dipromosikan oleh Om John, panggilan akrabnya, hanya Rp 650 ribu pakai piston Kawasaki Kaze diameter 53 mm (Gbr.1), plus porting polish silinder head (Gbr.2) dan jasa.
“Karena untuk harian, isi jeroan gak ada yang diganti. Seperti knalpot, kem, klep, koil, cdi dan karbu masih pakai standarnya,” sahutnya yang hanya menyeting ulang pada karbu tanpa merubah ukuran spuyer. Selain itu, konsumsi bahan bakar juga gak terlalu boros, beda tipis sama standarnya. Bahkan kata Om Jhon, bisa ‘nenggak’ (diisi,red) premium, lho! Wew! Biar tarikannya lebih enak lagi bisa mengaplikasikan per CVT dan roller aftermarket. Untuk pergantian roller bisa dikombinasikan ukuran 10 gram dengan 12 gram (Gbr.3) atau 10 gram rata atau sesuai jarak tempuh. Sedangkan per CVT pakai 1500 rpm atau 2000 rpm. “Buat bobot rider yang berat atau yang jarang boncengan pake ukuran 1500 rpm,” sahutnya.
Nah, sebagai pembuktiannya, tunggangan Honda BeAT milik Suryadi tahun 2009 dites dengan alat dynometer DYNOmite milik Ultra Speed di daerah Haji Mencong, Ciledug, Tangerang, guna mengetahui seberapa besar hasil yang didapat (Gbr.4). Dari diameter standarnya 50 mm, kapasitas mesin meningkat menjadi 121,2 cc dengan mengaplikasikan diameter seher 53 mm. Dilihat hasil dyno, paheri itu dapat melonjak hingga 8,02 dk (lihat tabel) yang standarnya (sebelumnya) hanya 7,2 dk alias naik 1 dk dan itu cukup buat harian. Kalo merasa kurang puas bisa dijejalkan piston diameter 56 mm kepunyaan Kawasaki Blizt Joy. Begitu juga dengan paket 56 mm gak perlu adanya pergantian pada peranti yang berlambang sayap mengepak itu alias masih standar. “Paket tersebut adalah tahap awal ektrem. Jadi, setelah itu tinggal mengyesuaikan dengan peratni aftermarket dan butuh waktu selama 4 hari buat pengerjaannya,” tutup pria yang kerap bongkar skutik Honda. Johny Holle Motor (JHM) : 021-99900246 Isi paket hemat harian: |










