Aplikasi Indikator Bensin Aftermarket PDF Print E-mail
Written by http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=ototips/Content/0/0/1/7/6462   
Saturday, 12 September 2009 00:03

Mengaplikasi setang telanjang di motor skutik bergaya lowrider, saat ini seakan sudah jadi menu wajib bagi pencinta modifikasi. Itu nilai plus, tapi ada juga lo nilai minusnya! Seluruh indikator yang ada di batok kemudi terpaksa harus dilengserkan dari situ! Waduh... 

Jangan dulu bicara odometer, petunjuk penting lain seperti indikator bensin pun terpaksa harus rela dirumahkan.

Akibatnya, tentu merepotkan karena sang rider harus mengintip langsung sisa bensin yang ada di tangki dari lubang pengisian BBM.

Gak mau repot? Ari Kristanto dari bengkel GMotor menganjurkan untuk mengaplikasi indikator bensin aftermarket yang sudah banyak beredar di pasaran. Harganya dijual mulai Rp 50-80 ribuan, salah satunya merek Termigoni yang menganut sistem digital (non-jarum) (gbr.1).

 


Gbr 1

Gbr 2

Gbr 3
Jadi buat yang sudah telanjur pasang setang telanjang dan enggak mau repot memantau sisa BBM di tangki, Ari mau kasih tahu cara pasang peranti tersebut. Sebagai alat peraga, indikator bensin digital ini diaplikasi ke Yamaha Mio custom. Langsung saja ya!

Pertama, buka baut dudukan pelat nomor dengan bantuan kunci 10 (gbr.2) agar cover depan Mio dapat dilepas. Eits, masih ada lagi! Lanjutkan membuka baut yang ada di bagian dek tengah pakai obeng kembang. Baru deh dari sini cover depan bisa dibuka.

Lanjut! Cari kabel berwarna cokelat, hitam dan hijau di soket utama yang menuju ke panel indikator bensin (gbr.3). “Biasanya soket tersebut dibiarkan terlepas mengingat seluruh panel di setang sudah tidak terpakai lagi,” jelas Ari.

Sampai sini, hubungkan kabel berwarna hitam dari indikator bensin ke kabel warna cokelat dari bawaan motor. Lanjutkan dengan menghubungkan kabel warna kuning ke kabel hijau dari bawaan motor. Terakhir, sambung kabel warna hijau dari indikator bensin ke kabel warna hitam di soket tersebut.

Kalau sudah, dicoba dulu deh! Aktifkan kunci kontak ke posisi on. Kalau indikator tak menyala, dipastikan urutan pemasangan kabelnya salah. “Selain itu kalau penyambungan enggak kuat, hal itu juga bisa bikin indikator bensin tak berfungsi,” wanti Ari.

Terakhir, tinggal pasang indikator bensin di posisi yang mudah dilirik mata. “Silakan pasang sesuai selera. Bisa di tengah rumah setang atau di dek bagian atas dekat setang kemudi,” tutup pria yang akrab disapa Gepeng ini.
Last Updated on Wednesday, 21 July 2010 10:42
 
Advertising

kirim artikel

maticholic.com

Cyber Clothing

Katalog Sparepart BeAT

Katalog Sparepart BeAT

>> Download Disini <<

gototop