| Aplikasi Indikator Bensin Aftermarket |
|
|
|
| Written by http://www.otomotifnet.com/otoweb/index.php?templet=ototips/Content/0/0/1/7/6462 | |||
| Saturday, 12 September 2009 00:03 | |||
|
Akibatnya, tentu merepotkan karena sang rider harus mengintip langsung sisa bensin yang ada di tangki dari lubang pengisian BBM.
Pertama, buka baut dudukan pelat nomor dengan bantuan kunci 10 (gbr.2) agar cover depan Mio dapat dilepas. Eits, masih ada lagi! Lanjutkan membuka baut yang ada di bagian dek tengah pakai obeng kembang. Baru deh dari sini cover depan bisa dibuka. Lanjut! Cari kabel berwarna cokelat, hitam dan hijau di soket utama yang menuju ke panel indikator bensin (gbr.3). “Biasanya soket tersebut dibiarkan terlepas mengingat seluruh panel di setang sudah tidak terpakai lagi,” jelas Ari. Sampai sini, hubungkan kabel berwarna hitam dari indikator bensin ke kabel warna cokelat dari bawaan motor. Lanjutkan dengan menghubungkan kabel warna kuning ke kabel hijau dari bawaan motor. Terakhir, sambung kabel warna hijau dari indikator bensin ke kabel warna hitam di soket tersebut. Kalau sudah, dicoba dulu deh! Aktifkan kunci kontak ke posisi on. Kalau indikator tak menyala, dipastikan urutan pemasangan kabelnya salah. “Selain itu kalau penyambungan enggak kuat, hal itu juga bisa bikin indikator bensin tak berfungsi,” wanti Ari. Terakhir, tinggal pasang indikator bensin di posisi yang mudah dilirik mata. “Silakan pasang sesuai selera. Bisa di tengah rumah setang atau di dek bagian atas dekat setang kemudi,” tutup pria yang akrab disapa Gepeng ini. |
|||
| Last Updated on Wednesday, 21 July 2010 10:42 |




Mengaplikasi setang telanjang di motor skutik bergaya lowrider, saat ini seakan sudah jadi menu wajib bagi pencinta modifikasi. Itu nilai plus, tapi ada juga lo nilai minusnya! Seluruh indikator yang ada di batok kemudi terpaksa harus dilengserkan dari situ! Waduh... 






